Senin, 15 Juni 2009

telah berpulang artis nomine Golden globe

ada yang tahu atau ada yang tempe gak ma DAVID CARRADINE??ini aktor umur nya dah 72 tahun n sempet terkenal lewat film kungfu journey n film Kill Bill itu lhoo
katanya dy dah meninggal alias ko-id dikamar hotel di Thailan tgl 5-6-2009 tepatnya
polisi si mnyatakan klo ni "Bapak Kungfu modern" matinya gara2 bunuh diri kayak si kurt cobain rondo tuuh
padahal yaaa si David yg notabene pernah dapet Golden Globe (nominasi si) dari film Kill Bill n nominasi Emmy atas film Kung Fu baru aja selesai syuting film terbarunya judulnya STRETCH lhoooo
ya susah klo dah jadi tenar suka depresi kayak nasibnya si "JOKER" dalam film BAT-TE-MAN the DARKKNIGHT itu lu so Hedledger binti Klenger
mudah2an ga ada artis Indonesia yg ikutin jejaknya yaaa
selamat jalan pak David

bagaimana doraemon berakhir????

Hey… baling-baling bambu!” mendengar kalimat seperti itu pasti yang terbayang dalam batok kepala kita adalah sosok robot kucing yang doyan kue dorayaki. Yup, siapa tak kenal doraemon? Robot maya ciptaan komikus Fujiko F. Fujio ini sangat fenomenal baik di kalangan anak-anak Jepang maupun anak-anak Indonesia. Menginspirasikan bangsa Jepang untuk menciptakan robot sungguhan. Namun, misteri bagaimana berakhirnya serial kartun ini masih menjadi tanda tanya besar sehingga membuat setiap orang geregetan dibuatnya. Banyak versi cerita mengenai hal ini. Termasuk versi seorang teman bernama Akbar H yang mengambil referensi dari tontonannya.
kita santai dulu boz,ada bahan cerita baru dari erte ato lebih tepatnya ayambujang.blogspot.com
Diceritakan suatu hari, Nobita pulang lalu—seperti biasa—merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tak lama, ia menyadari ada yang salah dengan Doraemon. Robot kesayangannya itu hanya diam. Ia pun segera menelepon Dorami dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.
Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya “perjalanan waktu”. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon di masa depan, dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang. Ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri.
Di masa depan, usaha Nobita menghidupkan kembali Doraemon berhasil. Kemudian Nobita dewasa mengirimkan Doraemon ke Nobita kecil menggunakan mesin waktu.
Dengan berakhirnya serial Doraemon maka berakhir pula tayangan menarik yang mampu memberi inspirasi, pelajaran berharga serta canda tawa pada anak-anak. Yang tersisa kini adalah tayangan-tayangan tak mendidik buah tangan-tangan sineas tidak kreatif. Hasilnya pun dapat terlihat: anak umur 8 tahunan tega menganiaya, membanting-banting bahkan membunuh secara sadis teman bermainnya sendiri karena terobsesi tayangan-tayangan tidak terkontrol pertelevisian Indonesia.Anda berminat mendiskusikannya?